<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wayan sudane &#187; Kliping Media</title>
	<atom:link href="http://wayansudane.net/category/kliping-media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wayansudane.net</link>
	<description>merangkai kata mencari makna...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2012 09:20:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pariwisata Bali Tuntut Ketersediaan Energi Listrik</title>
		<link>http://wayansudane.net/2012/02/23/pariwisata-bali-tuntut-ketersediaan-energi-listrik/</link>
		<comments>http://wayansudane.net/2012/02/23/pariwisata-bali-tuntut-ketersediaan-energi-listrik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 08:45:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor in chief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>
		<category><![CDATA[Pakemnas]]></category>
		<category><![CDATA[Parisada]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Peradah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayansudane.net/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (Antara Bali) &#8211; Berkembangnya sektor pariwisata Bali harus didukung oleh berbagai sarana dan prasarana, salah satunya yang terpenting adalah ketersediaan pasokan energi listrik yang memadai. &#8220;Sektor unggulan Pulau Dewata adalah pariwisata, karena itu harus didukung ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Jakarta (Antara Bali)</em> &#8211; Berkembangnya sektor pariwisata Bali harus didukung oleh berbagai sarana dan prasarana, salah satunya yang terpenting adalah ketersediaan pasokan energi listrik yang memadai.</p>
<p>&#8220;Sektor unggulan Pulau Dewata adalah pariwisata, karena itu harus didukung ketersediaan pasokan listrik yang memadai. Saat ini pasokan listrik yang tersedia hanya 600 mega watt (MW). Jumlah yang dipakai saat ini mencapai 570 MW saat beban puncak,&#8221; kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah Indonesia) Komang Adi Setiawan kepada media di Cibubur, Jakarta, Sabtu.</p>
<p>Pada acara diskusi serangkaian kegiatan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (Pakemnas) VII Peradah Indonesia, ia mengatakan, dengan kondisi seperti itu, maka harus memdapatkan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan di Bali pada tahun 2015 yang mencapai 1.095 mega watt.</p>
<p>&#8220;Kebutuhan ini sudah sangat mendesak sekali. Kalau hanya mengandalkan pasokan dari Jawa tentu berisiko tinggi. Artinya bila ada gangguan pembangkit listrik di Jawa tentu akan berimbas pada kebutuhan energi listrik Pulau Dewata yang mengandalkan sektor pariwisata membutuhkan energi listrik yang sangat tinggi,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, sumber energi yang ada di Bali harus dimanfaatkan secara efektif, seperti sumber daya alam panas bumi atau geotermal (geothermal) di kawasan Bedugul, Kabupaten Tabanan.</p>
<p>&#8220;Jika energi tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pembangkit listrik, kami yakin Bali tidak perlu lagi bergantung pasokan listrik dari Jawa,&#8221; katanya.(I020/T007)</p>
<p>Sumber: <a href="http://bali.antaranews.com/berita/19128/pariwisata-bali-tuntut-ketersediaan-energi-listrik">Antara Bali</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayansudane.net/2012/02/23/pariwisata-bali-tuntut-ketersediaan-energi-listrik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inter-religious dialogue is not only for the elite</title>
		<link>http://wayansudane.net/2012/02/07/inter-religious-dialogue-is-not-only-for-the-elite/</link>
		<comments>http://wayansudane.net/2012/02/07/inter-religious-dialogue-is-not-only-for-the-elite/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 08:55:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor in chief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayansudane.net/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – The dialogues among religious communities must be introduced and maximized not only at the elite level but also in the grassroots. In fact, the grassroots do not understand the substance of the dialogues, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wayansudane.net/wp-content/uploads/2012/02/WIHW.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-389" title="WIHW" src="http://wayansudane.net/wp-content/uploads/2012/02/WIHW.jpg" alt="" width="226" height="320" /></a>REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – The dialogues among religious communities must be introduced and maximized not only at the elite level but also in the grassroots. In fact, the grassroots do not understand the substance of the dialogues, then they are easily provoked which led to religious conflict.</p>
<p>The Chairman of Muhammadiyah Youth, Saleh P Daulay, said, the dialogues among religious communties should be maximized for the best stability and harmony. “So important is it so that national development will be maintained well in every aspect,” Daulay said.</p>
<p>He explained, foreign investors would flock to Indonesia as long as the nation eliminated the security concern linked to religious conflict. He believes, stability will be a key factor to Indonesian development.</p>
<p>The Chairman of Khonghucu Youth Generation (Gemaku), Tan Thay Yang, regrets that the dialogues among religious communities are not maximal yet. As a result, such situation causes intolerant behavior at the grassroots, due to lacking of proper education and prosperity. With the spirit of tolerance, Tan said, they would help each other and fill the scarcity.</p>
<p>Tan believes, such dialogues can be carried put maximally because traditionally it has been occurred for hundreds years. If there had not been any dialogue, the big temples in Semarang, Central Java, and others would not have been built.</p>
<p>The Chief of Hindu Youth Organization (Peradah), Wayan Sudane, said, the lacking of dialogues can lead to the security concern. Furthermore, such problem will taint the sacred values of religion.</p>
<p>Editing: Yeyen Rostiyani<br />
Reporting: Erdy Nasrul/Satya Festiani</p>
<p>Source: http://en.republika.co.id/berita/en/islam-in-archipelago/12/02/07/lyzith-interreligious-dialogue-is-not-only-for-the-elite</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayansudane.net/2012/02/07/inter-religious-dialogue-is-not-only-for-the-elite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koperasi Sinergi Nusantara Jakarta Gandeng Wirausahawan Singaraja</title>
		<link>http://wayansudane.net/2012/02/03/koperasi-sinergi-nusantara-jakarta-gandeng-wirausahawan-singaraja/</link>
		<comments>http://wayansudane.net/2012/02/03/koperasi-sinergi-nusantara-jakarta-gandeng-wirausahawan-singaraja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 07:21:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor in chief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peradah]]></category>
		<category><![CDATA[sinergi nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[slider]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayansudane.net/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA: Koperasi Sinergi Nusantara Jakarta menggandeng wirausahawan lokal Singaraja sebagai mitra melaksanakan pemberdayaan ekonomi masyarakat Singaraja dan Bali pada umumnya. Wayan Sudane, Ketua Koperasi Sinergi Nusantara (KSN) Singaraja, Bali, menjelaskan pihaknya menggandeng wirausahawan lokal untuk lebih ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA: Koperasi Sinergi Nusantara Jakarta menggandeng wirausahawan lokal Singaraja sebagai mitra melaksanakan pemberdayaan ekonomi masyarakat Singaraja dan Bali pada umumnya.</p>
<p>Wayan Sudane, Ketua Koperasi Sinergi Nusantara (KSN) Singaraja, Bali, menjelaskan pihaknya menggandeng wirausahawan lokal untuk lebih mengoptimalkan pelayanan koperasi kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).</p>
<p>”Melalui pola ini kami mengharapkan mereka bisa menularkan keberhasilannya kepada calon wirausahawan muda lainnya di Bali secara umum,” ujarnya kepada Bisnis, Senin, 16 Januari 2012.</p>
<p>Adapun pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat yang menjadi fokus utama KSN Singaraja di sektor riil di antaranya peternakan, pertanian hingga properti, dan paling potensial menghasilkan nilai tambah.</p>
<p>KSN pada awal 2012 melebarkan bisnisnya ke Dusun Bale Agung, Desa Kerobokan, Singaraja Bali, karena potensi ekonomi dan kewirausahaan diwilayah itu masih luas untuk diberdayakan.</p>
<p>Oleh karena itu ke depan KSN Singaraja akan lebih fokus pada layanan unit simpan pinjam, termasuk melalui Program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PNBM).</p>
<p>Fokus ini dilakukan seiring program pemerintah mengembangkan koperasi dan kewirausahaan di seluruh Indonesia. Saat ini program PMBN KSN menjadi  progam unggulan masyarakat pedesaan yang memiliki potensi besar namun kesulitan permodalan.</p>
<p>Sebagai langkah awal, KSN bermitra dengan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) menyalurkan dana pembiayan modal usaha. Mulai Desember 2010 PMBN KSN berhasil menyalurkan pembiayaan kepada sembilan kelompok usaha di empat kabupaten dan provinsi, a.l. Lampung, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.(bas)</p>
<p>Pembiayaan yang diberikan bervariasi mulai Rp1 juta hingga Rp10 juta (skala mikro) di bidang usaha peternakan, perkebunan, perdagang hingga jasa bengkel. Sedangkan total modal yang digulirkan mencapai Rp40 juta.</p>
<p>Hingga Desember 2011, KSN telah menggulirkan Rp100 juta untuk modal kerja, dan tingkat kegagalan pengembalian atau non performing loan (NPL) dibawah 1%. Jumlah usaha binaannya sebanyak 20 mitra.(bas)</p>
<p>Sumber: Bisnis Indonesia</p>
<p>http://www.bisnis.com/articles/koperasi-sinergi-nusantara-jakarta-gandeng-wirausahawan-singaraja-2</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayansudane.net/2012/02/03/koperasi-sinergi-nusantara-jakarta-gandeng-wirausahawan-singaraja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KSN Perluas Bisnis Hingga Ke Dusun</title>
		<link>http://wayansudane.net/2012/01/23/ksn-perluas-bisnis-hingga-ke-dusun/</link>
		<comments>http://wayansudane.net/2012/01/23/ksn-perluas-bisnis-hingga-ke-dusun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 07:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor in chief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>
		<category><![CDATA[fea]]></category>
		<category><![CDATA[slide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayansudane.net/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar (Antara Bali) &#8211; Koperasi Sinergi Nusantara (KSN) awal tahun 2012 berhasil memperluas bisnisnya hingga Dusun Bale Agung, Kabupaten Buleleng, Bali. Ketua KSN Tingkat Nasional Induk Singaraja Wayan Sudane kepada ANTARA di Denpasar, Minggu mengatakan, pihaknya ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Denpasar (Antara Bali) &#8211; Koperasi Sinergi Nusantara (KSN) awal tahun 2012 berhasil memperluas bisnisnya hingga Dusun Bale Agung, Kabupaten Buleleng, Bali. </p>
<p>Ketua KSN Tingkat Nasional Induk Singaraja Wayan Sudane kepada ANTARA di Denpasar, Minggu mengatakan, pihaknya menilai potensi ekonomi dan wirausaha di Bali khususnya di Dusun Bale Agung, Buleleng, masih cukup luas dan dapat diberdayakan dengan lebih baik lagi. </p>
<p>Ia mengatakan, pihaknya akan lebih fokus dalam melayani anggota dan program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PMBN). Guna memaksimalkan fungsi pembinaan usaha, KSN Singaraja menggandeng wirausahawan lokal sebagai mitra dalam menjalankan pemberdayaan ekonomi masyarakat.  </p>
<p>Ia mengatakan, untuk langkah awal KSN bermitra dengan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) untuk menyalurkan dana pembiayan modal usaha. Mulai Desember 2010 PMBN KSN telah berhasil menyalurkan pembiayaan kesembilan kelompok usaha di empat Kabupaten dan provinsi, antara lain Lampung, Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta.</p>
<p>Hingga Desember 2011 KSN Nasional telah menggulirkan Rp100 juta untuk modal kerja dengan NPL dibawah satu persen, jumlah usaha binaan 20 mitra usaha.</p>
<p>Sementara Ketua Umum Peradah Indonesia (Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia) Komang Adi Setiawan mengatakan, pihaknya sebagai penggagas lahirnya KSN akan terus mendorong para pemuda untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan anggota. </p>
<p>&#8220;Melalui KSN kami ingin mewujudkan pemuda yang memiliki kemandirian dengan harapan mampu memperoleh kesejahteraan,&#8221; katanya. </p>
<p>Ia menambahkan, di tahun 2012 ini KSN Nasional selain melakukan kemitraan dengan para wirausaha lokal, KSN akan menggandeng juga beberapa perusahaan BUMN sebagai mitra dalam penyaluran dana PKBL dan dana CSR BUMN yang dikelola dalam bentuk dana pendampingan usaha mikro dan kecil yang dimiliki oleh jaringa KSN Nasional melalui jaringan Peradah yang tersebar di 29 provinsi di Indonesia.(I020/T007)</p>
<p>Sumber: Antara Bali</p>
<p>http://bali.antaranews.com/berita/17861/ksn-perluas-bisnis-hingga-ke-dusun</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayansudane.net/2012/01/23/ksn-perluas-bisnis-hingga-ke-dusun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyepi untuk Ketenangan Negeri</title>
		<link>http://wayansudane.net/2010/03/17/selamat-nyepi-1932/</link>
		<comments>http://wayansudane.net/2010/03/17/selamat-nyepi-1932/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 10:18:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor in chief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayansudane.net/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Pekan ini umat Hindu Indonesia merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932. Seperti biasanya berbagai rangkaian kegiatan untuk menyambut perayaan Nyepi dilakukan, seperti Melasti hingga Dharma Santi. Nyepi jatuh pada 16 Maret 2010. Pada hari ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a href="http://wayansudane.net/wp-content/uploads/2010/03/Selamat-Hari-Raya-Nyepi-1932.jpg"><img class="size-medium wp-image-131  alignleft" title="Selamat Hari Raya Nyepi 1932" src="http://wayansudane.net/wp-content/uploads/2010/03/Selamat-Hari-Raya-Nyepi-1932-300x186.jpg" alt="" width="300" height="186" /></a><strong>Pekan</strong> ini umat Hindu Indonesia merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru  Saka 1932. Seperti biasanya berbagai rangkaian kegiatan untuk menyambut  perayaan Nyepi dilakukan, seperti Melasti hingga Dharma Santi. Nyepi  jatuh pada 16 Maret 2010. Pada hari tersebut umat Hindu akan  melaksanakan brata penyepian.</p>
<p>Pada saat Nyepi tersebut, umat Hindu melakukan <em>amati geni</em> (tidak  menyalakan api),<em> amati karya</em> (tidak bekerja), <em>amati lelungaan</em> (tidak  bepergian), dan <em>amati lelanguan</em> (tidak berfoya-foya/tanpa hiburan).</p>
<p>Diharapkan melalui brata penyepian tersebut, umat Hindu dapat  menemukan jati diri untuk melangkah lebih baik lagi pada tahun  berikutnya. Melalui kontemplasi yang penuh makna untuk mencapai  kesadaran diri, umat Hindu berharap terwujudnya kedamaian diri, bangsa,  dan negara.<span id="more-132"></span></p>
<p>Tentu saja kedamaian menjadi harapan setiap umat manusia karena  dengan damai dapat terwujud sinergi untuk saling mengisi dalam aktivitas  apa pun. Berangkat dari kesadaran serta kedamaian dalam diri ini kita  dapat melangkah lebih luas lagi untuk menciptakan kesejahteraan baik  bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.</p>
<p><strong>Kedamaian untuk Negeri</strong></p>
<p>Makna Nyepi tidak saja untuk ketenangan diri, tetapi juga untuk  masyarakat yang lebih luas lagi. Melalui kesadaran diri diharapkan dapat  memberikan dampak bagi pembangunan masyarakat sekitar. Dengan demikian  akumulasi kesadaran dan kedamaian diri memberi dampak bagi pembangunan  negeri.</p>
<p>Tercapainya kedamaian negeri akan mengantarkan kesejahteraan bagi  masyarakat. Akhir-akhir ini kondisi politiklah yang membuat suasana  negeri kian “panas”. Setiap hari masyarakat selalu disuguhkan sajian  media terkait dengan kondisi perpolitikan negeri. Kondisi ini tentu saja  sedikit melupakan kemajuan sektor lainnya seperti ekonomi, budaya,  maupun pertahanan keamanan.</p>
<p>Hasilnya, banyak sektor yang mengalami gangguan, pun pemerintah tentu  saja akan sulit untuk fokus pada program-program promasyarakat. Bila  kondisi ini berlarut-larut akan sangat susah untuk mencapai pembangunan  yang berkelanjutan. Hal ini bisa saja terjadi, sebab masing-masing pihak  hanya berupaya untuk mempertahankan kondisi saat ini saja tanpa melihat  keberlangsungan masa depan. Untuk itu perenungan yang dalam perlu  dilakukan elite bangsa ini untuk melihat dan melangkah bersama memajukan  negeri.</p>
<p><strong>Politik Mendominasi</strong></p>
<p>Beberapa minggu lalu, konstelasi politik nasional menjadi sorotan  tajam terkait dengan kasus Bank Century. Kondisi ini mengantarkan  puncaknya pada rapat paripurna DPR. Tentu saja lobi-lobi politik  dilakukan begitu kencang terkait pilihan-pilihan keputusan yang diambil.  Pun pascaparipurna DPR tersebut masih berlanjut kepada hangatnya  kondisi perpolitikan di Indonesia.</p>
<p>Tentu saja kondisi-kondisi lainnya seolah tidak mendapat perhatian  serius sehingga berpotensi mengalami kemunduran. Bila fokus dan  stabilitas nasional didominasi oleh ramainya politik, dikhawatirkan akan  memengaruhi kondisi perekonomian yang muaranya akan memperbesar jurang  kemiskinan.</p>
<p>Dengan kondisi bangsa dan negara yang sedang merajut pembangunan  menuju perekonomian yang kuat, sulit rasanya bila tidak dimulai dari  kuatnya perekonomian berkelanjutan yang dapat memenuhi kebutuhan saat  ini dan masa yang akan datang. Dengan kuatnya perekonomian, negara dan  pemerintah dapat memberikan manfaat yang sebaik-baiknya kepada  masyarakat.</p>
<p>Melalui momentum ini sudah saatnya kita bersama-sama membangun  berbagai sektor kehidupan dengan semangat politik kebersamaan untuk  memajukan masyarakat Indonesia. Politik kebersamaan ini mengutamakan  kepentingan bangsa dan negara menuju kesejahteraan masyarakat dalam  bingkai demokrasi dan keadilan sosial.</p>
<p>Rasanya makna Nyepi dalam perenungan dan intropeksi sangat relevan  untuk merajut kebersamaan membangun negeri. Melalui introspeksi diri  sudah saatnya kita bersama-sama berbuat dan bertindak untuk kepentingan  bersama, bukan lagi untuk kekuasaan semata. Keanekaragaman budaya, suku,  agama, dan masih banyak lagi yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan  tali untuk mempererat ikatan kebersamaan. Saatnya<em> tenangkan diri,  membangun negeri, mari Nyepi.</em></p>
<p>Sumber: http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2010031700464076</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayansudane.net/2010/03/17/selamat-nyepi-1932/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aksi Mahasiswa Diduga Ditunggangi</title>
		<link>http://wayansudane.net/2008/06/26/aksi-mahasiswa-diduga-ditunggangi/</link>
		<comments>http://wayansudane.net/2008/06/26/aksi-mahasiswa-diduga-ditunggangi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 09:40:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wayan sudane</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayansudane.net/2008/06/26/aksi-mahasiswa-diduga-ditunggangi/</guid>
		<description><![CDATA[PARA pentolan mahasiswa menyerukan agar demonstrasi menentang kebijakan pemerintah menaikan harga BBM menghindari anarki. Hal itu merugikan masyarakat dan membentuk persepsi negatif publik kepada mahasiswa. Kekerasan diyakini tidak akan menyelesaikan masalah, justru memunculkan masalah baru. Gerakan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PARA</strong> pentolan mahasiswa menyerukan agar demonstrasi menentang kebijakan pemerintah menaikan harga BBM menghindari anarki. Hal itu merugikan masyarakat dan membentuk persepsi negatif publik kepada mahasiswa.</p>
<p>Kekerasan diyakini tidak akan menyelesaikan masalah, justru memunculkan masalah baru. Gerakan mahasiswa juga diingatkan untuk mewaspadai kepentingan politik yang diusung elit politik tertentu yang menunggangi gerakan mahasiswa.</p>
<p>Namun, elit mahasiswa mengingatkan pemerintah dan DPR untuk segera merespon aspirasi rakyat yang menolak kenaikan harga BBM. Pernyataan itu diutarakan sejumlah pentolan mahasiswa, terkait demonstrasi yang berujung anarki di DPR dan Universitas Atma Jaya, Jakarta, Selasa (24/6).</p>
<p>Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Muhammad Rodli Kaelani menyatakan gerakan mahasiswa harus mewaspadai aksi-aksi anarkis. Dia menyesalkan jika kemudian aksi mahasiswa harus diwarnai anarkisme.</p>
<p>&#8220;Kita mengingatkan teman-teman untuk mewaspadai aksi-aksi yang sifatnya anarkis. Sebisa mungkin jangan anarki. Lebih baik damai. Tetapi, jangan pula disalahkan sepenuhnya ke mahasiswa,&#8221; katanya.</p>
<p>Meski ia menilai anarki terjadi karena ada indikasi aparat kepolisian melakukan provokasi ke mahasiswa. Selain itu semua pendekatan dialogis sudah dilakukan mahasiswa mendesak pemerintah agar tidak menaikan harga BBM. Namun, desakan penolakan kenaikan harga BBM tidak ditanggapi pemerintah.</p>
<p>Mahasiswa juga marah lantaran sikap politik yang tidak jelas untuk menggolkan hak angket penolakan harga BBM. Elit politik DPR tidak serius menanggapi hak angket. Rodli tak menampik jika gerakan mahasiswa telah ditunggangi oknum tertentu. &#8220;Ya (ditunggangi, red). Itu memungkinkan. Tetapi, sepanjang diletakkan dalam frame gerakan perubahan, itu biasa saja. Tetapi terlalu berlebihan kalau harus bakar-bakaran,&#8221; katanya. <span id="more-60"></span></p>
<p>Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Goklas Nababan juga menyesalkan aksi demonstrasi yang berujung anarki. Dia menuding ada penyusup yang masuk dalam demo. &#8220;Ada penyusup. Tidak murni itu aksi mahasiswa,&#8221; katanya.</p>
<p>Presidium Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Pusat Wayan Sudane menilai, kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah. Dia mengakui jika saat telah muncul image negatif dari masyarakat terkait dengan demonstrasi mahasiswa yang berujung pada anarki.</p>
<p>Menurut dia, anarki terjadi lantaran kadang setting awal yang telah dirancang, nyatanya tidak sesuai saat mahasiswa berada di lapangan. &#8220;Saat terjadi anarki, kita tidak dapat mengantisipasi secara cepat apa yang terjadi di lapangan,&#8221; katanya.</p>
<p>by : <em><strong>M. Yamin Panca Setia &#8211; Jurnal Nasional </strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayansudane.net/2008/06/26/aksi-mahasiswa-diduga-ditunggangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

