wayan sudane

merangkai kata mencari makna

Author Archive


Website/ Weblog Bakal Calon Presiden 2009

Teknologi memang memberikan dampak yang luar biasa bagi bisnis maupun gaya hidup. Pun dengan kegiatan politik, tidak sedikit para elit dan tokoh politik mulai menggunakan media online sebagai sarana ber-kampanye. Ini dimungkinkan mengingat pengguna media online semakin banyak di Indonesia. Menurut survey yang dilakukan APJII sampai dengan akhir 2007 menunjukkan angka 25.000.000 pengguna internet di Indonesia. Tentu masih kecil bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Namun target pemilih dengan sasaran pengguna internet merupakan ceruk pasar yang tidak bisa dianggap gampang. Pasalnya pendidikan pada ceruk ini relatif memiliki pendidikan yang lebih baik sehingga bisa memberikan dampak dan wacana terhadap track record sang calon Presiden RI.

Seperti apa, mereka, sang bakal calon ini ‘menjual’ dirinya secara online. Sultan HB X, dalam websitenya menyatakan “… Hari-hari ini, suara-suara yang menginginkan Sultan menjadi salah satu kandidat presiden semakin menguat. Hasil survey Indobarometer bahkan menempatkan Sultan HB X sebagai kandidat dengan capaian tertinggi untuk calon wakil Presiden…”

Rizal Mallarangeng, “… mungkin saya akan berhasil, mungkin pula tidak. Tapi saya ingin menegaskan satu hal: soalnya bukanlah kalah atau menang, sukses atau gagal. Bahkan sebenarnya, seperti yang telah saya singgung tadi, masalahnya bukanlah tentang Rizal Mallarangeng atau siapa pun. Soalnya adalah soal sebuah generasi dan sebuah negeri yang kita cintai yang harus bergerak maju, membuka peluang dan kemungkinan-kemungkinan baru…. ”

Bagaimana dengan yang lainnya ? Simak diwebsite para kandidat berikut: (more…)

Revitalisasi Nasionalisme Anak Bangsa

Sejak reformasi tahun 1998, kondisi bangsa dan negara Indonesia memberikan harapan baru. Masyarakat mulai membuka berbagai kran-kran demokrasi, ekonomi, politik, sosial, budaya tanpa adanya kekangan. Hal ini dapat dimaklumi lantaran rezim sebelumnya tidak memberikan kesempatan untuk melakukan ekspresi dan aktualisasi baik dalam politik, ekonomi maupun budaya.

Upaya reformasi disegala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut tentu saja ada sebuah landasan semangat. Nilai nasionalisme dapat kita lihat dari adanya reaksi atas berbagai kekangan dibidang politik, ekonomi, dan budaya. Adanya reaksi tersebut menimbulkan sebuah semangat politik untuk menggantikan dan menghapuskan ’penjajahan’ dan mendirikan bangsa sendiri dengan pemerintahan yang demokratis.

Dampak dari dibukanya kran demokrasi itu adalah terbukanya pasar atau yang lebih dikenal dengan globalisasi. Konsekuensinya akan menimbulkan kapitalisme dan paham ekonomi neo-liberal yang memberikan kebebasan individu dengan campur tangan sesedikit mungkin dari pemerintah dalam kehidupan ekonomi.
(more…)

Kampanye Pemilu vs Kampanye Politik

Pemilihan umum 2009 sebentar lagi. Para politisi sudah mulai menyiapkan acang-acang untuk mengikuti ‘perang’ menarik hati para konstituen. Strategi dan iklan pun mulai bertebaran dimedia baik cetak maupun elektronik.
Nah, tentu kita harus bisa bedakan mana yang untuk kepentingan kampanye politik dan mana untuk kepentingan kampanye pemilu. Berikut bedanya:

Jangka dan batas waktu
Kampanye Pemilu : Periodik dan tertentu
Kampanye Politik : Jangka panjang dan terus menerus

Tujuan
Kampanye Pemilu : Menggiring pemilih ke bilik suara
Kampanye Politik : Image politik

Strategi
Kampanye Pemilu : Mobilisasi dan berburu pendukung - Push-Marketing
Kampanye Politik : Membangun dan membentuk reputasi politik - Pull-Marketing

(more…)