Kota Agropolitan

Written by  //  26 October, 2010  //  News, Third Sector  //  No comments // Visited 3834 times, 2 so far today

gorontalo

Gorontalo merupakan provinsi baru yang dibentuk pada tahun 2000. Meski tergolong provinsi baru, kota yang semula masuk bagian dari Sulawesi Utara ini begitu cepat melesit khususnya dibidang pertanian dengan produk jagung-nya.

Hal ini tidak lepas dari kepemimpinan kepemimpinan Fadel Muhammad sejak 2001. Kesuksesan Fadel Muhammad dalam memanfaatkan potensi daerah khususnya pertanian, memang patut diancungi jempol terlepas masih banyaknya kelemahan disisi pembangunan lainnya.

Potensi daerah tersebut pun menginspirasi masyarakat khususnya umat Hindu untuk terus berpacu meningkatkan kualitas dan taraf kehidupan. Umat Hindu yang mayoritas berada di kantong-kantong transmigrasi (sekitar 4-5 jam dari kota Gorontalo) pun memiliki daya juang yang tinggi.

Tentu saja hal ini menginspirasi kaum muda untuk menghimpun dan menata kehidupan sosial yang lebih baik lagi. Para pemuda Hindu di Gorontalo pun kini telah kembali besinergi untuk tumbuh menjadi sebuah komunitas pemuda yang solid. Melalui terbentuknya kembali Perhimpunan Pemuda Hindu Gorontalo pada 25  September 2010 dan dilantik pada 22 Oktober 2010 oleh penulis mewakili DPN Peradah Indonesia, pemuda-pemuda Hindu Gorontalo siap memberikan dharma dan bhaktinya kepada masyarakat, serta mengambil peran mereka sebagai pemuda yang merupakan bagian dari komponen bangsa.

Ya, masih banyak potensi yang bisa dikembangkan di kota agropolitan tersebut.

Pura Girinatha Gorontalo

Persembahyangan saat piodalan yang pertama di Pura Girinatha Gorontalo, sebelum pelantikan pengurus Peradah Gorontalo

Leave a Comment

*

comm comm comm