Transformasi Baru

Mengakhiri jabatan adalah sebuah kelegaan tersendiri. Disatu sisi kita telah mengabdi pada tugas dan kewajiban yang diberikan. Disatu sisi proses regenerasi dapat dijalankan dengan baik yang ditunjukkan adanya proses transformasi dan pergantian kepemimpinan dalam organisasi. Inilah yang kami alami, menjadi Presidium Pimpinan Pusat KMHDI - Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia - harus diselesaikan dalam Mahasabha (kongres) VI KMHDI di Palangka Raya, Kalimantan Tengah 31 Juli – 3 Agustus lalu.
Sebuah proses transformasi telah saya lalui selama dua tahun kebelakang, pasca Mahasabha V KMHDI di Bandung, 13 April 2006 lalu. Sejak saat itu pula proses kepemimpinan harus saya perdalam dalam ranah nasional. Pergulatan pemikiran pun tak bisa saya elakan dalam ruang waktu di Ibu Kota. Ya, itulah yang harus saya lalui dan tak terasa ketika dua tahun itu harus berlalu dan kini saatnya transformasi baru harus saya lalui lagi.
Ada sebuah semangat yang dapat saya tangkap ketika rekan-rekan saya menyampaikan visi misi kepemimpinannya dalam dua tahun kedepan. Ada sebuah gelora disana yang akan membawa komunitas ini menapak jalan idealisme bagi generasi selanjutnya. Ada sebuah harapan cerah yang harus dicapai oleh komunitas berlabelkan mahasiswa Hindu ini.
Disana pula kebanggaan itu muncul dalam hati dan saya yakin proses ini dialami oleh rekan-rekan saya dalam kepengurusan. Ya, tahapan kepemimpinan di organisasi mahasiswa ini sudah berakhir. Dan kami pun yakin pintu-pintu transformasi lainnya segera akan dimasuki. Terima kasih buat rekan-rekan kepengurusan saya. Selamat bertugas kepada kepengurusan baru, proses transformasi ini belum selesai !





Wayan Sudane lahir dan besar di Lampung. Nge-blog untuk memaknai kehidupan yang tak pernah sepi sehingga kita tak hanya bisa mimpi apa lagi untuk diam diri. Ya, merangkai kata mencari makna...
August 7th, 2008 at 2:16 pm
Selamat untuk kawan2 KMHDI yang tlah melaksanakan Mahasabha, moga mampu memberikan kontribusi positif untuk Bali. Serve The People Now!
August 28th, 2008 at 11:41 am
OSA,
Setiap orang harus meneruskan langkah kakinya. Hanya dengan cara itulah ia akan tetap exist dan hidup menuju jenjang yang lebih dewasa. Berbanggalah anda karena punya kesempatan melangkah dalam kancah nasional, di mana tidak semua orang memiliki kesempatan itu, dan… jikalaupun ada…tidak semua orang berani untuk mengambil kesempatan itu.
Memang benar perjalan itu masih panjang. Tetapi… satu langkah yang anda ambil hari ini akan menentukan arah mana dan sepanjang apa perjalanan yang akan anda tempuh nantinya.
Harapan saya, tentunya… langkah anda akan menjadi langkah yang akan bisa diikuti dan dipanuti oleh generasi berikutnya. Langkah anda adalah langkah yang dapat memberikan kontribusi besar bagi museum kehidupan. Langkah anda adalah langkah yang memberi pencerahan kepada banyak orang. Langkah anda… adalah langkah yang sudah saya tunggu sejak lama…
Have nice day…
Om Tat Sat