Kampanye Pemilu vs Kampanye Politik
Pemilihan umum 2009 sebentar lagi. Para politisi sudah mulai menyiapkan acang-acang untuk mengikuti ‘perang’ menarik hati para konstituen. Strategi dan iklan pun mulai bertebaran dimedia baik cetak maupun elektronik.
Nah, tentu kita harus bisa bedakan mana yang untuk kepentingan kampanye politik dan mana untuk kepentingan kampanye pemilu. Berikut bedanya:
Jangka dan batas waktu
Kampanye Pemilu : Periodik dan tertentu
Kampanye Politik : Jangka panjang dan terus menerus
Tujuan
Kampanye Pemilu : Menggiring pemilih ke bilik suara
Kampanye Politik : Image politik
Strategi
Kampanye Pemilu : Mobilisasi dan berburu pendukung - Push-Marketing
Kampanye Politik : Membangun dan membentuk reputasi politik - Pull-Marketing
Komunikasi politik
Kampanye Pemilu : Satu arah dan penekanan kepada janji dan harapan politik kalau menang pemilu
Kampanye Politik : Interaksi dan mencari pemahaman beserta solusi yang dihadapi masyarakat
Sifat hubungan antara kandidat dan pemilih
Kampanye Pemilu : Pragmatis/traksaksi
Kampanye Politik : Hubungan relasional
Produk politik
Kampanye Pemilu : Janji dan harapan politik; Figur kandidat dan program kerja
Kampanye Politik : Pengungkapan masalah dan solusi; Ideologi dan sistem nilai yang melandasi tujuan partai
Sifat program kerja
Kampanye Pemilu : Market-oriented dan berubah-ubah dari pemilu satu ke pemilu lainnya
Kampanye Politik : Konsisten dengan sistem nilai partai
Retensi memori kolektif
Kampanye Pemilu : Cenderung mudah hilang
Kampanye Politik : Tidak mudah hilang dalam ingatan kolektif
Sifat kampanye
Kampanye Pemilu : Jelas, terukur dan dapat dirasakan langsung aktivitas fisiknya
Kampanye Politik : Bersifat laten, bersikap kritis dan bersifat menarik simpati masyarakat





Wayan Sudane lahir dan besar di Lampung. Nge-blog untuk memaknai kehidupan yang tak pernah sepi sehingga kita tak hanya bisa mimpi apa lagi untuk diam diri. Ya, merangkai kata mencari makna...
July 20th, 2008 at 6:38 am
tapi sepertinya yg terjadi di lapangan, antara kampanye dan iklan politik di media koq masuk golongan KAMPANYE POLITIK ya