wayan sudane

merangkai kata mencari makna

Archive for March, 2008


Menarik Investor Melalui E-Government

Lampung sebagai gerbang Sumatera memiliki potensi pembangunan yang luar biasa. Baik dari segi ekonomi, wisata, budaya dan keanekaragaman sumber daya lainnya.  Daerah ini berpotensi besar untuk mengembangkan potensi masyarakat dengan lalu lintas yang padat. Potensi ini didukung dengan dekatnya daerah ini menuju ibu kota negara sebagai pusat pemerintahan dan pusat bisnis. Lampung bisa menjadi daerah potensi untuk mengembangkan investasi bagi investor.

Untuk mencapainya tentu membutuhkan sarana promosi dan pembangunan yang benar-benar menyentuh masyarakat. Kebijakan pembangunan pun harus diarahkan pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga. Sebagaimana disampaikan Sjachroedin ZP, Gubernur Lampung bahwa tiga tahun lalu Lampung disebut-sebut sebagai provinsi termiskin ke-3 secara nasional namun selama dua tahun kepemimpinannya Lampung berhasil menempatkan Lampung pada urutan ke-8 (Rakyat Merdeka, 17/3).

Peningkatan ini memang terus harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lainnya. Pemberdayaan perekonomian dengan menarik investor adalah salah satu cara yang bisa dilakukan daerah untuk meningkatkan perekonomian warga.  Disatu sisi daya tarik bagi investor adalah keamanan daerah dan kebijakan pemerintah yang pro investasi. (more…)

Nyepi, Saatnya Mawas Diri

Umat Hindu esok akan merayakan hari raya Nyepi tahun baru saka 1930. Dalam perayaan itu tidak  digelar dengan kemeriahan. Sebaliknya pada saat Nyepi itu, umat Hindu melakukan tapa brata untuk melakukan interopeksi diri. Pada hari itu umat Hindu melakukan amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati lelanguan (tidak mencari hiburan). Baru setelah itu umat Hindu melakukan silakrama yang dikenal dengan Dharma Santi.

Keempat brata penyepian itu dilaksanakan sebagai proses mawas diri untuk meningkatkan kualitas kehidupan ini. Umat Hindu akan  berbuat untuk terus menjalankan kehidupan dengan mengacu pada perbuatan, perkatan, dan pikiran yang baik. Hal ini juga dikuatkan dengan ajaran karma phala. Dimana setiap tindakan akan memberikan hasil sesuai tindakannya atau hukum sebab akibat. (more…)