Enam Tiang Dharma
Hidup didunia fana ini tentu kita akan sering dihadapkan pada berbagai macam persoalan. Mulai dari persoalan spiritual hingga kepada sosial. Kalau kita lihat tentu ada sebuah keterkaitan antara kebahagian sisi sosial dan sisi spiritual. Keduanya perlu ada sebuah keseimbangan agar hidup ini senantiasa bahagia dan pikiran menjadi tenang. Begitu juga dengan bumi ini, kebaikan selalu menjadi tujuan dari setiap insan. Namun tidak mudah karena ketidak-baikan akan selalu mengiringinya. Dua sisi ini juga menjadi pergulatan pemikiran dan tindakan kepada umat manusia. Tapi tentunya kebaikan pasti akan selalu jaya ketika umat manusia bisa menegakan nilai-nilai dari kebaikan itu. Kalau kita renungkan, dalam Atharva Veda XII.1.1 dijelaskan bahwa ada enam tiang untuk menunjang kebaikan atau dharma. Keenam tiang tersebut adalah kebenaran (satyam), hukum abadi yang agung dan tegas (rta), pentahbisan diri (diksa), tapa, sembah, dan yajna. Semuanya ini menegakkan bumi. Enam tiang dharma tersebut seharusnya menjadi pedoman bagi kita untuk menjalankan kehidupan ini. Keseimbangan antara sisi spiritual dan sisi sosial termasuk ekonomi, budaya, politik dan sebagiannya pasti bisa dicapai. Dengan memberikan yajna yang tulus tentu hasilnya adalah kehidupan yang penuh kedermawanan, integritas, ahimsa, dan kebenaran. Semoga…





Wayan Sudane lahir dan besar di Lampung. Nge-blog untuk memaknai kehidupan yang tak pernah sepi sehingga kita tak hanya bisa mimpi apa lagi untuk diam diri. Ya, merangkai kata mencari makna...