wayan sudane

merangkai kata mencari makna

Archive for February, 2008


Enam Tiang Dharma

Hidup didunia fana ini tentu kita akan sering dihadapkan pada berbagai macam persoalan. Mulai dari persoalan spiritual hingga kepada sosial. Kalau kita lihat tentu ada sebuah keterkaitan antara kebahagian sisi sosial dan sisi spiritual. Keduanya perlu ada sebuah keseimbangan agar hidup ini senantiasa bahagia dan pikiran menjadi tenang. Begitu juga dengan bumi ini, kebaikan selalu menjadi tujuan dari setiap insan. Namun tidak mudah karena ketidak-baikan akan selalu mengiringinya. Dua sisi ini juga menjadi pergulatan pemikiran dan tindakan kepada umat manusia. Tapi tentunya kebaikan pasti akan selalu jaya ketika umat manusia bisa menegakan nilai-nilai dari kebaikan itu. Kalau kita renungkan, dalam Atharva Veda XII.1.1 dijelaskan bahwa ada enam tiang untuk menunjang kebaikan atau dharma. Keenam tiang tersebut adalah kebenaran (satyam), hukum abadi yang agung dan tegas (rta), pentahbisan diri (diksa), tapa, sembah, dan yajna. Semuanya ini menegakkan bumi. Enam tiang dharma tersebut seharusnya menjadi pedoman bagi kita untuk menjalankan kehidupan ini. Keseimbangan antara sisi spiritual dan sisi sosial termasuk ekonomi, budaya, politik dan sebagiannya pasti bisa dicapai. Dengan memberikan yajna yang tulus tentu hasilnya adalah kehidupan yang penuh kedermawanan, integritas, ahimsa, dan kebenaran. Semoga…

Hari Penuh Lelah…

Lama tidak nge-blog, malam hari menjelang pagi ini terbias pikiran untuk menuangkannya. Entah apa yang mau ditulis tapi sempat melihat-lihat ebook atau kurang lebih kumpulan buku elektronik. Tidak sengaja saya menemukan kumpulan ebook tentang kepemimpinan. Membaca dan merenungkan betapa harus bijaknya menjadi pemimpin.

Setiap orang adalah pemimpin. Saya adalah pemimpin dan Anda adalah pemimpin. Semua adalah pemimpin pada ruang dan waktu yang berbeda. Dalam kesendirian tentu kita berusaha untuk memimpin diri sendiri, mengatur agenda dengan beragama aktivitas. Mengatur agar semuanya berjalan baik sesuai dengan rencana dan mencapai hasil yang memuaskan dan terukur.

Merencanakan memang mudah. Mewacanakan memang mudah. Namun tidak dengan mengerjakannya. Banyak tantangan yang harus kita lalui dan pasti sering kita temui. Sering juga kebaikan hari ini harus dilupakan esok harinya. Namun demikian sebaiknya memang kita tetap harus berbuat baik. (more…)