Perusakan Pura Sangkareang di Lombok Barat: Nodai Semangat Toleransi
Jakarta (GP-Ansor): Kekerasan tampaknya mulai mewarnai awal tahun 2008 ini. Berbagai isu yang berbau sara (suku, agama, ras, antar golongan) telah menodani semangat kebersamaan dan toleransi warga negara. Salah satu kejadian yang telah menodai semngat kebersamaan dan toleransi itu adalah Kasus perusakan dan pembakaran Pura Sangkareang di kecamatan Narmada, kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 15 Januari 2008 lalu.
Adanya perusakan tempat ibadah dan intimidasi kepada umat Hindu tersebut adalah cermin kegagalan penanaman nilai-nilai kebersamaan dan pelaksanaan dari ajaran agama. Bila tidak diredam, potensi konflik ini akan terus merambah kepada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian antara lain isi pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) yang ditandatangani oleh Wayan Sudane (Presidium) yang diterima redaksi gp-ansor.org hari ini (18/12008).
Oleh karena itu PP KMHDI menuntut pemerintah dan jajaran aparat keamanan untuk bertindak tegas dan bersikap netral dalam penanganan kasus ini. Menghimbau agar pemerintah dapat segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan keagamaan secara cepat dan adil dengan tidak berpihak kepada salah satu kelompok sesuai dengan amanat UUD 1945.
Selain itu, KMHDI juga menghimbau kepada seluruh umat Hindu untuk tetap tenang, dan melihat kasus ini secara jernih sehingga tidak mudah ter-provokasi.
Menurut KMHDI, perdamaian dan kebersamaan mutlak diperlukan dalam membangun bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, dan keanekaragaman budaya. KMHDI menghimbau agar segenap elemen bangsa dapat bersatu dan menjunjung hak azasi manusia serta menghormati pluralisme untuk memperjuangkan kebebasan beribadah di wilayah hukum NKRI.(aji)

apakah PHDI dan PDHB sudah bertindak?
Salut sikap KMHDI dan rekans agar tidak memperkeruh keadaan, dan menyebarkan konflik horizontal. Semoga tidak kejadian spt di Poso dsbnya. Btw, Slamat Galungan:D
renungkanlah …………
bagaimana jika tubuh qta hanya ada kepalaa saja atw tangan saja, bagaimanaa jika warna hanya itam saja tanpa adanya mejikuhibiniu, inilah tantangan dalam menjalami hidup ini, satyam eva jayate…………
selamat Nyepi 1930 caka
dari KMHDI NTT
jangan rusak dan bakar tempat ibadah kami…my religion is my business with god…