• Om Swastyastu,..
    selamat datang diweblog saya. Semoga memberikan inspirasi untuk relung hati. Tentu untuk memaknai hidup yang tak kan pernah sepi. Karena selalu ada diskusi maupun argumentasi. Semoga damai selalu...

    jangan-asal-copy-paste.gif

    Manusia Hidup di dunia harus seperti daun teratai, ia tumbuh didalam air, tetapi tidak pernah dibasahi oleh air; begitulah seharusnya orang hidup di dunia - hatinya menghadap ke-Tuhan, tangannya menghadap pada pekerjaan.



  • copy paste kode banner saya:

wayan sudane

merangkai kata mencari makna…

Perusakan Pura Sangkareang di Lombok Barat: Nodai Semangat Toleransi

Jakarta (GP-Ansor): Kekerasan tampaknya mulai mewarnai awal tahun 2008 ini. Berbagai isu yang berbau sara (suku, agama, ras, antar golongan) telah menodani semangat kebersamaan dan toleransi warga negara. Salah satu kejadian yang telah menodai semngat kebersamaan dan toleransi itu adalah Kasus perusakan dan pembakaran Pura Sangkareang di kecamatan Narmada, kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 15 Januari 2008 lalu.

Adanya perusakan tempat ibadah dan intimidasi kepada umat Hindu tersebut adalah cermin kegagalan penanaman nilai-nilai kebersamaan dan pelaksanaan dari ajaran agama. Bila tidak diredam, potensi konflik ini akan terus merambah kepada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian antara lain isi pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) yang ditandatangani oleh Wayan Sudane (Presidium) yang diterima redaksi gp-ansor.org hari ini (18/12008).

Oleh karena itu PP KMHDI menuntut pemerintah dan jajaran aparat keamanan untuk bertindak tegas dan bersikap netral dalam penanganan kasus ini. Menghimbau agar pemerintah dapat segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan keagamaan secara cepat dan adil dengan tidak berpihak kepada salah satu kelompok sesuai dengan amanat UUD 1945.

Selain itu, KMHDI juga menghimbau kepada seluruh umat Hindu untuk tetap tenang, dan melihat kasus ini secara jernih sehingga tidak mudah ter-provokasi.

Menurut KMHDI, perdamaian dan kebersamaan mutlak diperlukan dalam membangun bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, dan keanekaragaman budaya. KMHDI menghimbau agar segenap elemen bangsa dapat bersatu dan menjunjung hak azasi manusia serta menghormati pluralisme untuk memperjuangkan kebebasan beribadah di wilayah hukum NKRI.(aji)

Categories: News
bagaimana kelanjutan kasus ini?
apakah PHDI dan PDHB sudah bertindak?
20 January 08 at 14:29
Om swastyastu,
Salut sikap KMHDI dan rekans agar tidak memperkeruh keadaan, dan menyebarkan konflik horizontal. Semoga tidak kejadian spt di Poso dsbnya. Btw, Slamat Galungan:D
21 January 08 at 12:18
putu
Tindakan yang diambil saat ini oleh KMHDI sudah benar, memang kita itu harus melihat segala sesuatu itu tidak hanya dari satu sisi saja. mungkin ada oknum – oknum tertentu yang ingin merusak integritas bangsa ini jadi kepada pihak aparat keamanan yang saya hormati tolong segera usut tuntas permasalahan sampai keakar-akarnya.
26 January 08 at 12:46
wayan sudane
semoga saja kejadian serupa tidak berulang yang dilakukan oleh oknum. Takutnya menjadi konflik horizontal yang merugikan kita semua dan menghilangkan semangat pluralisme di Indonesia…
31 January 08 at 11:36
dhani
turut berduka cita atas pembakaran dan tindakan anarkis ini. saya tak tahu, bagaimana saya menyebut manusia seperti ini…
4 February 08 at 12:20
I MAde Rama
Inilah arogansi orang yang merasa ajaran agamanya paling benar, sebaiknya kita berlakukan hal yang sama kepada orang lain di bali, lalu apa pendapat mereka, setelah BALI di BOM oleh manusia pengecut kini tempat sembahyang kita juga di hancurkan. Dan kita sebagai umat, hanya mengelus dan berlapang dada, sehingga liputan dari MEDIApun tidak ada kecuali MEDIA HINDU dan RADITYE, betapa agama kita hanya di anggap kacang oleh agama lain, lalu saya bertanya kepada PHDI dan segenap UMAT HINDU dimana posisi kita sekarang selain menonton. SUrat protes yang dikirim ke menteri Agamapun tidak ada tanggapan, kita benar-benar di lecehkan luar dalam. Di Jakarta Saya ngobrol dengan teman-teman hanya bisa berkata “Tidak punya moral” apakah tidak ada di antara kita yang memuat berita itu di koran, radio atau TV sehingga orang tahu perlakuan mereka kepada KITA. Saya lebih jengkel lagi ada berita bahwa ada sepepuh / PEDANDA yang punya kedudukan penting di PHDI mau menjadi caleg dari PKS yang berasaskan AGAMA lain. Inikah cara baru mereka menkonversi UMAT HINDU?
25 February 08 at 13:31
Edy Budiasa
Mohon aparat bisa berlaku tegas dan tidak pilih-pilih. Sokoguru negeri ini adalah kebhinekaan. Satyam eva Jayate
26 February 08 at 02:09
wayan sudane
Dalam kehidupan kebangsaan seperti ini, semangat pluralisme sangat penting untuk kita implementasikan. Selaras dengan Bhineka tunggal ika yang menjadi semboyan Indonesia…Thanks to Bapak Made Rama dan rekan-rekan.
2 March 08 at 16:35
k'gun (NTT)
kunci utama adalah keadilan yg ditegakkan, Dharmalah yg harus dipegang, oleh karena itu aparat Hukum yang paling berwenang menanganinya, dan semoga pikiran yang baik datang dari segala penjuru untuk menyadarkan mereka yang tidak mengerti arti sebuah pluralisme…
renungkanlah …………
bagaimana jika tubuh qta hanya ada kepalaa saja atw tangan saja, bagaimanaa jika warna hanya itam saja tanpa adanya mejikuhibiniu, inilah tantangan dalam menjalami hidup ini, satyam eva jayate…………

selamat Nyepi 1930 caka
dari KMHDI NTT
5 March 08 at 05:57
putu_theafdals

jangan rusak dan bakar tempat ibadah kami…my religion is my business with god…

11 September 08 at 16:46
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes