Menyambut HUT KMHDI (2)

Written by  //  24 August, 2007  //  Artikel  //  1 Comment // Visited 164 times, 1 so far today

Mengapa pergerakan organisasi ini stagnan?” tanya seorang sahabat. Dan mungkin pertanyaan-pertanyaan serupa akan muncul dihati kita sebagai kader organisasi ini. Bilamana hal ini memang benar terjadi, lalu apa yang harus kita perbuat? Dan bilamana hal ini nyaris terjadi, apakah kita sudah sadar? Kembali, apa yang kita perbuat? Apakah sudah terpikirkan dibenak sanubari ini?

Dalam ketetapan hati, kita tidak ingin berhenti atau pun diam diri. Berbagai pergulatan yang berbau intelektual masih tertuangkan dalam derap langkah kaderisasi. Semuanya hanya timbul dari prinsip dan ideologi organisasi. Tidak mungkin kita melampaui jalan panjang dari organisasi. Apalagi lupa dan tidak tahu kemana jalan itu.

Pergerakan yang telah melampaui satu dekade ini memang memberi warna romantisme tersendiri. Mungkin ini yang menggugah pertanyaan dari sahabat tadi. Dimana, dulu heroik pergerakan memang dirasakan apalagi tahun 98. Sang aktivis kala itu memang menjadi barometer dan sorotan dari perubahan rezim. Namun sekarang, warna politik telah berubah tentu dibarengi dengan perubahan strategi pergerakan.
Jadi mari jadikan romantisme sebagai pembangkit semangat gerakan bukan pembanding.
hee hee