wayan sudane

merangkai kata mencari makna

Selamat Datang 2009

Tahun 2008 akan segera ditinggalkan. 2009 segera disambut. Selamat tahun baru, 2009. Itulah semangat yang menghinggapi setiap insan hari ini. Kita semua akan dihadapkan pada realitas hidup di tahun 2009 dengan kondisi yang serba tak jelas. Krisis 2008 yang melanda dunia masih akan menghinggapi pada 2009, mampukah kita untuk tetap survive ? Begitu juga dibidang politik. 2009 Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi, pemilihan umum legislatif dan presiden.
Tahun baru tentu dengan semangat baru, belajar dari pengalaman 2008 untuk terus menggapai cita di tahun 2009. Apa yang belum dicapai pada 2008 tentu masih kita harapkan dapat dicapai pada 2009. Bahkan kehidupan dan cita yang lebih baik pun sangat kita harapkan di 2009.
Seorang guru bijak mengirim pesan seperti ini:

setiap hembusan hafasku adalah awal kehidupanku, setiap hari adalah tahun baruku yang penuh suka dan duka. Dan setiap malam adalah kematian untuk ego dan nafsuku yang membara

selengkapnya →

Ormas Hindu, Semangatmu Redup!

“Tahun 2008 akan segera ditinggalkan. Kita akan memasuki tahun 2009, tahun dimana banyak orang menyebutnya sebagai tahun politik. Karena tahun ini akan diselenggarakan pesta demokrasi yaitu pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden. Tak heran dari sekarang sudah banyak organisasi-organisasi ataupun orang-orang mulai ramai membicarakan politik.” ujar Putu dipagi hari.

“Hal ini wajar karena eforia masyarakat akan terbawa oleh situasi dan hiruk pikuk ini. Masyarakat memulai acang-acang hingga gerak bawah tanah sudah dilakukan. Ada yang masih malu-malu, ada yang berambisi, ada yang pasang iklan dulu menghiasi televisi kita. Pokoknya banyaklah cara-cara yang digunakan untuk pencitraan ini. Mungkin politik pencitraannya sedang diperkuat dengan menampilkan sosok yang sebaik mungkin,” sambut Made.

“Tidak itu saja, yang lebih gencar lagi adalah ‘safari’. Sang kandidat gencar untuk road show ke daerah-daerah guna menggalang dukungan. Berbagai program pun dilakukan. Melihat momen ini sang incumbent pun mulai mencari strategi baru untuk mencitrakan keunggulan program dan pemerintahannya. Ini seru sekali. Belum lagi sang bakal calon presiden dari golongan independen gencar melakukan uji materi undang-undang presiden yang baru disahkan,” ujar Putu.

“Ada yang menarik, berbagai partai memasang iklan untuk menggaet pemilih. Mulai dari jualan program sampai jualan citra diri atau sosok yang ditokohkan dipartai. Bahkan PKS – Partai Keadilan Sejahtera tidak tanggung-tanggung. Iklan PKS menampilkan tokoh-tokoh dan pahlawan bangsa yang akhirnya menuai banyak kritik karena menampilkan sosok NU dan Muhammadiyah, sampai Soeharto. Belum selesai kontroversi itu, PKS kembali menggelar award yang diberikan kepada tokoh-tokoh muda bangsa. Begitu juga partai lainnya seperti PDIP dan demokrat mulai menghiasi halaman-halaman surat kabar!” papar Made serius. selengkapnya →

Website/ Weblog Bakal Calon Presiden 2009

Teknologi memang memberikan dampak yang luar biasa bagi bisnis maupun gaya hidup. Pun dengan kegiatan politik, tidak sedikit para elit dan tokoh politik mulai menggunakan media online sebagai sarana ber-kampanye. Ini dimungkinkan mengingat pengguna media online semakin banyak di Indonesia. Menurut survey yang dilakukan APJII sampai dengan akhir 2007 menunjukkan angka 25.000.000 pengguna internet di Indonesia. Tentu masih kecil bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Namun target pemilih dengan sasaran pengguna internet merupakan ceruk pasar yang tidak bisa dianggap gampang. Pasalnya pendidikan pada ceruk ini relatif memiliki pendidikan yang lebih baik sehingga bisa memberikan dampak dan wacana terhadap track record sang calon Presiden RI.

Seperti apa, mereka, sang bakal calon ini ‘menjual’ dirinya secara online. Sultan HB X, dalam websitenya menyatakan “… Hari-hari ini, suara-suara yang menginginkan Sultan menjadi salah satu kandidat presiden semakin menguat. Hasil survey Indobarometer bahkan menempatkan Sultan HB X sebagai kandidat dengan capaian tertinggi untuk calon wakil Presiden…”

Rizal Mallarangeng, “… mungkin saya akan berhasil, mungkin pula tidak. Tapi saya ingin menegaskan satu hal: soalnya bukanlah kalah atau menang, sukses atau gagal. Bahkan sebenarnya, seperti yang telah saya singgung tadi, masalahnya bukanlah tentang Rizal Mallarangeng atau siapa pun. Soalnya adalah soal sebuah generasi dan sebuah negeri yang kita cintai yang harus bergerak maju, membuka peluang dan kemungkinan-kemungkinan baru…. ”

Bagaimana dengan yang lainnya ? Simak diwebsite para kandidat berikut: selengkapnya →

Pahlawan dan Hari-nya

Hari ini, 10 November adalah hari pahlawan. Namun sepertinya kita sudah tidak menghiraukan lagi makna dan semangat yang ada,” tutur Gojek kepada sohibnya, Jhon. “Tidak semua masyarakat tahu dan para elit kita juga sudah tidak lagi menyerukan semangat-semangat heroik untuk pembangunan bangsa dan negara,” tambah Gojek.

“Jiwa kepahlawanan para tokoh bangsa kini dirasakan melemah. Perilaku mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan masyarakat mencengkeram para tokoh panutan yang sepatutnya member teladan nilai kepahlawanan,” timpal Jhon sembari membaca Kompas, Senin 10 November. “Ini jelas bisa dilihat dari tokoh bangsa yang sangat sulit sekali untuk dijadikan panutran. Ada yang sudah layak menjadi panutan anak bangsa, koq malah berubah haluan sehingga tak layak lagi jadi panutan,” sambung Jhon.

“Kondisi dan realitas ini adalah cermin dari lunturnya semangat perjuangan kita bersama termasuk generasi hari ini!” sambut Gojek. “Kita gagal menjaga semangat pahlawan dalam berjuang menciptakan pembangunan karakter bangsa. Kita terjebak pada pragmatisme dan kekuasaan belaka. Akhirnya rakyat yang menjadi imbas dari semua kebijakan dan pergulatan bangsa ini.” selengkapnya →

Susahkah Memulai Bisnis ?

Memulai bisnis memang susah. Pasalnya membutuhkan mental yang kuat, belum lagi ada pengalaman dan sejuta pikiran lainnya. Butuh uang, bisa jadi. Saatnya mulia sekarang, mungkin juga ini terlintas dipikiran.  Apa yang kita pikirkan sekarang pastinya berbeda dengan yang kita pikirkan tahun lalu ataupun tahun depan. Nah, seperti yang ada dibuku-buku maupun yang disampaikan para motivator bisnis, ada beberapa tips untuk memulai suatu bisnis:

Kerjakan Sesuai Kemampuan
Mengerjakan sesuatu diluar kemampuan tentu hasilnya tak maksimal. Untuk itu kita harus bisa mengukur kemampuan diri sendiri. Lantas bentuk bisnisnya apa yang cocok untuk kita, apakah offline atau online. Begitu juga dengan perencanaan dan penelitiannya, pengembangan, pemasaran dan sebagainya akan mengeluarkan banyak biaya. Untuk itu perlu adanya ukuran kemampuan diri sendiri sebelum jauh melangkah memulai suatu bisnis.  selengkapnya →