wayan sudane

merangkai kata mencari makna

Investasi CSR

Pelaksanaan corporate social responsibility (CSR) menjadi wacana yang sangat menarik ditengah globalisasi ekonomi. Semakin kompleksnya penerapan CSR, John Elkington mengemukakan sebuah teori yang dikenal dengan triple bottom line pada tahun 1997. John Elkington mengembangkan konsep dalam istilah economic prosperity, environmental quality, dan social justice.

Elkington berpandangan bahwa jika sebuah perusahaan ingin mempertahankan kelangsungan hidupnya, maka perusahaan harus memperhatikan profit, people, dan planet. Selain mengejar keuntungan (profit), perusahaan juga harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat (people), dan turut berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan (planet). selengkapnya →

Tagged with: , ,

n a m a s t e

Namaste

Sekala Bgha dan Paksi Pak

Membaca ulasan Sdr M. Harya Ramdhoni Julizarsyah di Lampung Post Minggu, 10 Januari 2010, sangat menarik. Terlebih sebuah ulasan terkait dengan Sejarah di Lampung. Berikut tulisan tersebut:

SEJAK kapan kerajaan Sekala Bgha muncul? Siapakah pendiri dan raja pertama kerajaan Hindu-Animis tersebut? Itulah beberapa pertanyaan besar yang selalu menggelayuti alam pikir masyarakat Lampung Sai Batin berkaitan asal-usul nenek moyang mereka.

Masyarakat Saibatin di daerah-daerah Kenali, Liwa, Batu Bekhak, Kembahang, Lumbok Ranau, Kota Batu, Banding Agung, Krui, Kotaagung hingga Kalianda percaya bahwa muasal mereka berasal dari lereng Gunung Pesagi yang masyhur. Di lereng gunung tertinggi di Lampung itu hidup sebuah suku purba yang bernama suku Tumi. Ahmad Safei, Saibatin Kepaksian Buay Belunguh, Paksi Pak Sekala Bgha, mengatakan suku Tumi kemungkinan berasal dari India yang datang ke wilayah dataran tinggi Lampung Barat beberapa millennium sebelum masehi. Safei menambahkan nama suku Tumi berasal dari asal nama Tamil, sebuah suku bangsa yang masih ada hingga sekarang di India (Ahmad Safei, 1972). selengkapnya →

Cangkuang; Kami Pun Tak Melupakan

Hembusan angin dan panorama  pagi itu (27/12) mengantarkan alam pikiran kita akan keindahan bumi Nusantara ini. Jalanan yang diapit oleh sawah dan semak-semak ditambah dengan birunya perbukitan menggiring kesejukan hati untuk tulus dan berbhakti.

Tak lama melintasi pemandangan itu, kami pun tiba pada tujuan. Cangkuang. Ya, Cangkuang adalah nama  desa yang ada di kecamatan Leles, kabupaten Garut, Jawa Barat.  Didesa inilah terdapat sebuah Candi, tepatnya di sebuah pulau kecil yang bentuknya memanjang dari barat ke timur dengan luas 16,5 ha. selengkapnya →

Selamat Tahun Baru 2010

funandfunonly.org

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes